BERPIKIR KOMPUTASIONAL

 

BERPIKIR KOMPUTASIONAL

 


Berpikir komputasional merupakan metode pemecahan suatu masalah dengan menerapkan teknologi ilmu komputer atau informatika


Mengapa Harus berfikir secara komputasional? Dengan berpikir komputasional, seseorang akan mudah untuk mengamati masalah, mencari solusi dari suatu permasalahan, memecahkan permasalahan, dan dapat mengembangkan solusi atau pemecahan masalah.


Fondasi Berpikir Komputasional 

Terdapat 4 fondasi berpikir komputasional, yakni Abstraksi, Algoritma, Dekomposisi, dan Pola. Berikut penjelasan singkat 4 fondasi berpikir komputasional tersebut: 

Abstraksi: Mencari bagian terpenting sehingga dapat lebih fokus ke permasalahan. 

Algoritma: Mencari solusi berupa langkah-langkah berurutan demi suatu tujuan. 

Pengenalan Pola: Generalisasi satu solusi persoalan agar dapat menjadi rujukan di pemecahan masalah lain yang sejenis.

Dekomposisi: Formulasi persoalan agar bisa diselesaikan lebih efisien dan cepat. 


Proses Berpikir Komputasional

1. Pencarian (Searching) Dalam bahasa Inggris, pencarian disebut searching. Proses ini berarti mencari apa pun mulai dari benda, konsep, informasi, angka, yang sekiranya diperlukan dalam mencari solusi atas suatu persoalan. dalam pencarian memerlukan alat tambahan yaitu:

a. Mesin pencarian (search engine) diantaranya Google, Yahoo, Bing

b. Peramban (Web Browser) diantaranya Google Chrome, Mozila Firefox, Uc browser, Opera, Browser, Safari dll


2. Pengurutan (Sorting) Setelah ada kumpulan objek atau benda, proses berpikir komputasional berikutnya adalah pengurutan (sorting). Objek yang berhasil dikumpulkan akan diatur sedemikian rupa agar sesuai urutan. Ada beberapa teknik algoritma untuk pengurutan objek, yakni: bubble sort, insertion sort, quick sort, merge sort, dan selection sort. 


3. Tumpukan (Stack) dan Antrean (Queue)

a. Tumpukan (Stack) merupakan metode penyimpanan yang bersifat lifo (Last in First out) data seperti suatu tumpukan keatas. Oleh sebab itu, objek yang ditaruh pertama kali otomatis keluar paling terakhir. 

Contoh : Mengambil tumpukan kardus di gudang

b. Antrean (Queue) merupakan metode penyimpanan yang bersifat fifo (First in First out) data seperti suatu barisan memanjang. Oleh sebab itu, Objek yang ditaruh pertama kali otomatis keluar pertama

Contoh: Megantri pembelian bbm di spbu


Tidak ada komentar:
Write comments